Kegiatan Lova Menunggu Mas ZamZel


Alhamdulillah tahun ini Lova sudah TK dan ZamZel SD. .

Selisih jam pulang SD dan TK membuat saya dan Lova harus menunggu 15-30 menit. Beberapa hari awal saya mengajak lova menunggu di depan kelas mas ZamZel atau di kantin SD. Dan saya variasi dengan beli kue di minimart.
Lova jadi terus meminta ke minimart dengan berbagai alasan. Lalu Saya pikir ini kurang baik karena mengajarkan menjadi konsumtif. .

Berkat diskusi dengan Bu Okina Fitriani saya diberi inspirasi untuk memberikan kegiatan menunggu dengan lova.
.

Saya briefing Lova sepulang sekolah, saya jelaskan bahwa kami akan punya waktu menunggu mas ZamZel Setiap hari 15-30 menit, apakah lova mau dibuatkan kegiatan? Lova menjawab “Mau” 
Lalu saya mengeluarkan kertas putih kesepakatan, 
Sy: Oke ada 4 hari senin-kamis kita akan punya waktu menunggu. Menurut Ibu hari Rabu membaca buku ya Dek, Karena hari Rabu dedek pinjam buku perpus. 
L: iya
Sy: senin dedek mau ngapain? 
L: bingung
Sy: Menggambar, mewarnai, menggunting, melipat? 
L: hmmm, mewarnai Bu. Tapi aku mau pakai crayon dan pensil warna. 
Sy: ok, lalu selasa? 
L: Menyanyi (ini padahal nggak dikasih opsi) 
Sy: Ok, nanti berarti ibu siapkan lagu-lagu di mobil ya. Ok kamis, ngapain? 
L: menggambar, menggunting. Nanti ibu siapin kertas dan gunting, kita gambar baru di gunting. 
Sy: oke, kalau gitu smua sudah ibu tulis ya Dek, sekarang tanda tangan dulu. 
L: aku nggak bisa tanda tangan Bu. 
Sy: oh gpp dek, dedek tulis aja Lova .

Semua kegiatan akan dilakukan di mobil ya dek, Dan. Kita salaman. .

Besok kamis, peralatan sudah siap di kotak peralatan. Sayangnya hari pertama agak kurang lancar, karena Lova nggak mau berhenti pas sudah waktunya jemput Mas ZamZel. Oow .

Sampai rumah, saya briefing ulang bahwa ketika waktu habis, dedek dan Ibu harus turun jemput Mas ZamZel. karena kasihan mas ZamZel kalau terlambat dijemput. Hari berikutnya lancar, setiap masuk mobil dia selalu menanyakan, hari ini ngapain Bu? 😁 .

Tapi pernah sekali saya lupa membawa peralatan sesuai jadwal, Lova terus-terusan menyindir saya dalam perjalanan. Ooh memang anak-anak adalah mahluk paling fair. .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *